3 Bekal

03 May 2018

Ada sebuah lagu Sekolah Minggu yang liriknya berisi demikian: Selamat pagi Tuhan, tak lupa terima kasih/Tuhan telah pelihara kami tiap hari/Matahari bersinar, burung-burung bernyanyi/Bertambah, tambah, tambah indahnya".

Lagu ini selalu membuat saya dan anak-anak saya sangat bersemangat ketika menyambut datangnya hari baru.

Pemazmur mengawali doa paginya dengan mengatur persembahan bagi Tuhan sebagai bentuk ucapan syukur atas perlindungan uang Tuhan berikan, yang membuat pemazmur bersukacita. Sang pemazmur memastikan bahwa ia telah menjalani hidup dengan benar. Ia bukan pembual, bukan pelaku kejahatan, bukan pembohong, bukan pula penumpah darah.

Maka, Tuhan akan memberkati dan memagarinya dengan anugerah-Nya sebagaimana perisai melindungi seseorang dari senjata lawan. Dari bacaan hari ini kita menemukan tiga titik segitiga: doa ucapan syukur, hidup benar, dan perlindungan Tuhan. Ketiganya saliing menjalin. Ketiganya adalah bekal penting menghadapi tantangan yang ada hari demi hari.  

Setiap hari punya kesulitannya sendiri-sendiri, tetapi itu tak harus membuat Anda takut menjalani hari demi hari, bukan? Pemazmur memberi petunjuk bagaimana menghadapi kesulitan dan kesukaran hidup, yakni dengan membawa tiga bekal penting tadi. Doa, hidup benar, dan kepercayaan akan perlindungan Tuhan. Gunakanlah tiga bekal tersebut untuk menghadapi pergumulan hari ini. Lihatlah, betapa hari ini akan menjadi hari yang penuh makna. Anda akan mendapati pemeliharaan Tuhan di sepanjang waktu.

 

(Daniel K Listijabudi / RH)